Format dan Cara Membuat Karya Tulis (MAKALAH) beserta Contohnya

Bertemu lagi di ideal informasi, sekarang kita akan membahas tentang Format dan Cara Membuat Karya Tulis (MAKALAH) beserta Contohnya.

Makalah adalah suatu karya tulis ilmiah yang disusun oleh seseorang atau kelompok guna membahas topik/pokok bahasan tertentu dalam ruang lingkup pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi. Karakteristik makalah: merupakan hasil kajian literatur atau laporan pelaksanaan suatu kegiatan lapangan.

Ilustrasi Siswa Belajar Membuat Karya Tulis Menggunakan Buku dan Laptop
Ilustrasi Siswa Belajar Berkelompok Membuat Karya Tulis Menggunakan Buku dan Laptop


Setelah mengetahui apa itu makalah? yang sudah anda baca di atas, selanjutnya kita ke format dan cara membuat karya tulis (makalah) beserta contohnya. Ada 2 format yang akan anda baca yang dipadukan dengan caranya, yaitu format 01. Bentuk Kulit Muka Makalah dan Format 02. Sistematika Susunan Makalah, berikut adalah penjelasannya.


Format 01. Bentuk Kulit Muka Makalah


Contoh membuat cover makalah:




TUGAS MATA PELAJARAN FISIKA
" JUDUL MAKALAH "




(LOGO SEKOLAH)





OLEH:
KELOMPOK....
NAMA KELOMPOK:
1).........(Nama/No. Absen)
2).........(Nama/No. Absen)
3).........(Nama/No. Absen)






KELAS....
NAMA SEKOLAH
Tahun Pelajaran ..../....





FORMAT LAPORAN KARYA TULIS (MAKALAH)

A. Pengantar

     Sehubungan dengan penerapan penilaian portofolio dalam penilaian proses pembelajaran dan hasil belajar Anda pelajaran fisika, maka Anda diberi kesempatan untuk membuat berbagai bentuk portofolio yang akan dikumpulkan sebagai bukti dalam menilai kemajuan belajar dan hasil belajar Anda. Salah satu bentuk portofolio yang dapat anda buat adalah makalah. Topik makalah yang dibuat dapat berupa:
  1. Makalah yang ada di sekitar Anda yang terkait dengan konsep fisika serta solusi pemecahannya.
  2. Kajian tentang fenomena fisika.
  3. Aplikasi konsep fisika dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia industri.

B. Petunjuk Pembuatan Makalah
  1. Pilihlah salah satu makalah yang akan Anda buat, seperti yang disebutkan sebelumnya pada item A.
  2. Carilah informasi dari berbagai sumber seperti: buku-buku referensi, observasi langsung ke lapangan, wawancara dengan narasumber terkait, dan media internet untuk memperoleh data informasi tentang topik dan materi makalah yang akan anda buat.
  3. Susunlah informasi tersebut secara teratur dan sistematis, kemudian tuangkan ke dalam bentuk makalah sederhana. Makalah sederhana yang dimaksud terdiri atas tiga bagian atau bab yaitu: pendahuluan, isi/pembahasan, dan penutup.
  4. Makalah dibuat selengkap mungkin (format pembuat makalah dapat dilihat pada format 01 dan format 02)
  5. Makalah dibuat secara berkelompok sesuai dengan kelompok yang telah dibentuk atau membuatnya sendiri tanpa berkelompok.
  6. Satu kelompok mengumpulkan satu buah makalah sebagai salah satu dokumentasi kegiatan Anda dalam pembelajaran fisika.
  7. Ukuran Kertas A4, Jenis Huruf Times New Romans, Ukuran 12 pt, Spasi 1,5.

C. Sajian Makalah

     Makalah yang dibuat terdiri atas tiga bagian/bab yaitu: pendahuluan, isi/pembahasan, dan penutup. Adapun hal-hal yang menjadi sub bab tersebut, dapat dijabarkan sebagai berikut.

Bab 1 Pendahuluan
     Pada bab pendahuluan, terdiri atas: latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat penulisan, dan metode pengambilan data/informasi.
➤ Latar belakang masalah, yaitu berisi tentang masalah yang muncul di lapangan yang bertentangan dengan suatu teori atau suatu yang semestinya berjalan, namun belum dapat berjalan atau berfungsi secara optimal. Adapun masalah tersebut selanjutnya dicarikan solusinya. Misalnya jika anda membuat suatu kajian fenomenal alam atau aplikasi dari konsep Suhu dan Pemuaian, maka latar belakang masalahnya dapat berupa latar belakang terjadinya suatu fenomena fisika tersebut dan latar belakang dikembangkannya aplikasi berupa hasil teknologi berdasarkan konsep Suhu dan Pemuaian.
Contoh masalah sederhana:
"Tangan manusia tidak dapat digunakan sebagai sensor yang baik dalam mengukur suhu dan juga tidak digunakan untuk menemukan besarnya suhu secara eksaks".........
Solusinya: dikembangkannya termometer raksa untuk pertama kalinya oleh Galileo dan seterusnya.........
➤ Rumusan masalah, yaitu berisi tentang masalah-masalah yang akan dikaji atau dibahas dalam makalah, berdasarkan latar belakang masalah yang dipaparkan sebelumnya. Rumusan masalah ini berisikan pertanyaan-pertanyaan bukan pernyataan.
Contoh:
1) Apakah yang dimaksud dengan termometer?
2) Bagaimana prinsip kerja termometer?

➤ Tujuan penulisan, yaitu berisi tentang tujuan-tujuan yang ingin dicapai dari penulisan makalah ini. Tujuan ini di buat sejalan dengan rumusan masalah dan banyaknya rumusan masalah. Tujuan penulisan ini berisikan pernyataan-pernyataan bukan pertanyaan.
Contoh:
Rumusan masalah sebelumnya disebutkan: apakah yang dimaksud dengan termometer? Maka tujuan penulisannya adalah:
1) Untuk mengetahui pengertian termometer.
2) Untuk mengetahui prinsip kerja termometer.

➤ Manfaat Penulisan, yaitu berisi tentang manfaat yang bisa dipetik dari penulisan makalah. Manfaat ini dapat ditujukan pada berbagai instansi yang terkait dengan topik permasalahan.

➤ Metode pengambilan data, yaitu berisi tentang metode yang dilakukan atau dilaksanakan untuk mengumpulkan data/informasi terkait dengan topik yang dikaji. Metode ini dapat berupa metode observasi, wawancara, buku-buku referensi/literatur, sumber lisan, dan lain sebagainya.

Bab II Pembahasan

     Pada bab pembahasan berisikan tentang jabaran atau jawaban dari masalah yang dirumuskan pada bab pendahuluan. Pembahasan ini diperoleh berdasarkan dari hasil dari pengumpulan data yang dilaksanakan. Pembahasan atau isi makalah umumnya terbagi menjadi sub bab yang mengacu pada rumusan dan tujuan penulisan.

Contoh:
2.1 Pengertian termometer
     Termometer adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur besarnya suhu secara eksaks. Termometer ini untuk pertama kalinya di buat oleh Galileo.... dan seterusnya.........

2.2 Cara kerja termometer
     Termometer dibuat berdasarkan sifat termometrik zat, yaitu......... dan seterusnya.

Bab III Penutup

     Pada bab penutup berisikan tentang simpulan dan saran-saran yang berkaitan dengan topik makalah yang dibuat.
Simpulan, yaitu berisi tentang poin penting yang dikaji dari setiap permasalahan dan solusinya yang telah dijabarkan dalam pembahasan. Banyaknya simpulan disesuaikan dengan jumlah masalah yang dirumuskan dan solusinya yang telah dikaji pada bab pembahasan.
Saran-saran, yaitu berisi tentang saran-saran atau suatu rekomendasi yang dapat anda sampaikan terkait dengan topik makalah yang telah anda buat.


Format 02. Sistematika Susunan Makalah


KULIT MUKA
KATA PENGANTAR
DAFTAR TABEL (Kalau ada)
DAFTAR GAMBAR (Kalau ada)
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

          1.1 Latar belakang masalah
          1.2 Rumusan masalah
          1.3 Tujuan penulisan
          1.4 Manfaat penulisan

BAB II PEMBAHASAN
           2.1 Pengertian Termometer (sebagai contoh)
           2.2 Cara Kerja Termometer (sebagai contoh)
           2.3 .........................................................

BAB III PENUTUP
           3.1 Simpulan
           3.2 Saran-saran

DAFTAR PUSTAKA

Lampiran (Kalau ada)
Biodata Penulis

Catatan:
  • Makalah diketik dengan bantuan komputer, kertas yang digunakan berukuran A4, spasi: 1,5 spasi, dan selanjutnya di jilid kertas plastik.
  • Tergantung dari sang pemberi format dan cara membuat makalah yang akan di buat.

Contoh pembuatan daftar pustaka:

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Sistem Penilaian Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
         Panduan Pembelajaran Remidial, Jakarta: Depdiknas


Ideal Informasi. 2017. Format dan Cara Membuat Karya Tulis Ilmiah (MAKALAH) serta Contohnya
         Diakses 14 Mei 2017: http://idealinformasi.blogspot.com/2017/05/format-dan-cara-membuat-
         karya-tulis-makalah.html

Umar, E. 2004. Fisika dan kecepatan hidup untuk SMA kelas 1B. Jakarta: Ganesa Exact

Mengambil referensi dari internet tidak boleh sembarangan. Hal ini karena tulisan di internet banyak sekali hasil kopas (copy-paste). Intinya, bila kita mengambil sebuah referensi, ambillah yang terpercaya, ambillah yang asli, tidak asalan yang hasil kopi pas. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kemurnian dan kekuatan argumen tulisan. Sehingga bila kita ditanya tentang keaslian dan keakuratannya, kita jadi tidak ragu karena memang kita memiliki sumber yang kuat dan dapat dipercaya serta punya kualitas tulisan yang baik.


Demikian Format dan Cara Membuat Karya Tulis (MAKALAH) beserta Contohnya ini saya buat. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

0 Response to "Format dan Cara Membuat Karya Tulis (MAKALAH) beserta Contohnya"

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel di ideal informasi.

Diharapkan jika berkomentar, silakan menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar serta tidak mengisi link aktif.